SELAMAT DATANG DAN SELAMAT MENIKMATI CERITA HOROR DI RUMAH KAMI

Kisah Cerita Dilarang Masuk Bikin Ngeri Sekaligus Ngakak

horormisteri21 - Pagi itu, sebelum pelajaran pertama di mulai, Adit terlihat begitu bahagia, senang, dan bersemangat karena baru saja mendapatkan sebuah handycam baru. Bahkan saking begitu gembiranya, tingkahnya pun berubah jadi sedikit gila. Gak menunggu waktu lama, ia langsung menggunakan handycam tersebut untuk merekam dirinya dan ke lima sahabatnya. Tak luput pula Lisa, teman baru mereka yang perawakannya sedikit pemalu dan pendiam.

Usai pelajaran pertama usai dan memasuki waktu istirahat, Lisa dan ke empat sahabatnya sedang asyik ngobrol dan sesekali bercanda di depan ruang kelas. Tak jauh dari mereka, Lisa yang pendiam dan pemalu sedang asyik sendiri dengan Smartphonenya (seperti sedang SMS-an). Di saat Lisa dan ke empat sahabatnya sedang asyik ngobrol dan bercanda, muncullah Adit dengan rencananya yang inginkan menghabiskan akhir pekan bersama sahabat-sahabatnya. Lagi-lagi, Lisa pun tak lupa di rayu agar mau ikut bersama mereka di akhir pekan nanti.

Namun tak berselang lama, Adit yang sedang tergila-gila dengan handycam barunya beranjak meninggalkan ke lima sahabatnya dan kembali memulai aksinya untuk merekam aktivitas di sekolah hari itu. Dengan pelan dan seksama, Adit mulai merekam sekelilingnya bahkan tak luput pula lantai dua.

Saat handycam mengarah ke lantai dua, Adit sedikit kaget karena melihat Lisa ada di sana dengan tingkah yang sedikit aneh. Namun karena merasa penasaran handycam pun difokuskan kepada Lisa yang sedang berjalan ke salah satu ruangan yang berada disudut lantai dua. Sayangya, tiba-tiba salah satu sahabatnya datang mengganggu dan konsentrasi pun buyar. Ketika gangguan berlalu, Adit kembali fokus ke lantai dua dan berharap bisa melihat apa yang dilakukan Lisa. Tapi alangkah kagetnya dia dan seakan tidak percaya Lisa bisa menghilang begitu cepat, seperti halnya hantu. Setelah itu Adit kembali keruangan dan sejak saat itu Lisa tidak pernah terlihat lagi.

Ke esokan harinya, Syila yang meminta ijin ke toilet tanpa sengaja mendengar seorang wanita yang didampingi seorang lelaki sedang menangis diruang guru. Sebagai gadis remaja yang penuh dengan rasa penasaran, Syila pun memberanikan diri untuk masuk ke ruang guru dan bertanya. Dan ternyata wanita yang menangis dan lelaki yang mendampinginya adalah orangtuanya Lisa. Dari mereka, Syila mendapatkan informasi bahwa Lisa tidak pulang sejak kemarin, atau dengan kata lain “hilang”.

Syila pun kaget! Ia segera kembali keruang kelas dan tidak jadi ke toilet. Sesampainya di ruang kelas dan dengan sedikit berbisik, ia memberitahu kelima sahabatnya bahwa Lisa hilang. Namun kelima sahabatnya tidak langsung percaya begitu saja. Tapi keraguan sahabatnya terjawab dengan cepat, tepatnya ketika guru mereka bertanya kepada Syila tentang keberadaan Lisa. Karena Syila menjawab tidak tahu, maka sang guru pun memberitahukan bahwa Lisa menghilang sejak kemarin.

Adit yang mendengar kabar tersebut langsung teringat dengan tingkah Lisa yang sedikit aneh saat terekam di lantai dua. Ia pun segera menjelaskan hal itu kepada kelima sahabatnya. Sebagai remaja yang tingkat penasarannya sangat tinggi serta kasihan melihat orangtua Lisa, mereka akhirnya sepakat untuk mencari teman barunya yang dinyatakan hilang dan akan memulai pencarian ditempat terakhir kali Adit melihat Lisa sewaktu sedang merekam.

Dan benar saja, usai pelajaran hari itu mereka berenam langsung menuju lantai dua tempat dimana terakhir kali Lisa terlihat. Namun mereka tidak menemukan apa-apa di sana, yang ada hanyalah sebuah ruangan kosong yang kotor, acak-acakan, tidak terawat, digembok, dan dipasang tanda peringatan “DILARANG MASUK”.

Karena tidak ada Lisa disana, Adit dan Syila serta ke empat sahabatnya pun pulang dengan perasaan kecewa, penuh tanda tanya dan penasaran akan ruangan kosong yang mereka temukan. Namun malam harinya, mereka kembali lagi ke ruangan kosong tersebut demi menuntaskan rasa penasaran yang begitu tinggi. Dengan bermodal penerangan seadanya (senter) dan palu, mereka merusak gembok yang melekat di rantai pintu besi. Tanda larangan tidak mereka hiraukan lagi, yang ada hanyalah rasa penasaran dan tentunya siap melakukan pelanggaran.

Setelah berhasil merusak gembok dipintu besi, petualangan pun dimulai dan tanda Dilarang Masuk tidak mereka hiraukan lagi. Dengan diselimuti perasaan takut, mereka mulai menyusuri ruangan kosong tersebut. Belum jauh melangkahkan kaki, tiba-tiba saja kaki kiri Adit tidak bisa digerakkan dan seperti ada yang menahannya. Bahkan meski teman-temannya ikut membantu tetap tidak mau terangkat sedikit pun. Anehnya, gak lama setelah teman-temannya menyerah, kaki adit bisa digerakkan kembali.

Pencarian pun kembali berlanjut, namun lagi-lagi mereka kembali dikagetkan oleh kehadiran satpam yang di panggil Bang Jono yang tiba-tiba saja muncul. Menariknya disini, suasana yang tadinya horor mendadak berubah menjadi kocak akibat ulah Bang Jono dan Piyu yang berponi dan suka ngomong gak jelas (Menggunakan Bahasa Thailand). Setelah itu, Bang Jono meninggalkan para remaja yang masih penasaran tersebut. Namun tak lama berselang, tiba-tiba hadir sosok wanita misterius yang bernama Ibu Rumi dan mengaku sebagai guru diruangan kosong itu.

Esoknya harinya, Adit dan kelima sahabatnya mulai merasakan kejadian-kejadian aneh dan teror hantu yang lebih mirip zombie. Entah itu di dalam ruangan, toilet sekolah, maupun dirumah mereka masing-masing. Bahkan ada yang menyerupai orang yang mereka kenal, seperti seorang pembantu atau salah satu dari mereka. Kejadian-kejadian itu terjadi terus menerus dan tak memandang waktu, baik itu malam, pagi, siang, ataupun sore hari.Agen Domino99

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama